Teheran (KABARIN) - Komando militer pusat Iran mengeluarkan peringatan kepada warga di wilayah utara yang disebut berada di bawah pendudukan Israel agar segera meninggalkan permukiman mereka jika Israel benar-benar melaksanakan ancaman serangan ke pinggiran selatan Beirut, Lebanon.
Dalam pernyataan pada Senin, Markas Pusat Khatam al-Anbiya menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengancam akan membombardir kawasan Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, serta sejumlah wilayah lain di ibu kota Lebanon, dan bahkan telah mengeluarkan peringatan evakuasi bagi warga setempat.
Juru bicara markas tersebut, Ali Abdollahi, menegaskan bahwa pihaknya memberikan peringatan serupa kepada masyarakat di wilayah utara dan permukiman militer di wilayah pendudukan Israel.
“Kami memperingatkan penduduk wilayah utara dan permukiman militer di wilayah pendudukan,” ujar Abdollahi.
Ia menambahkan, “Jika tidak ingin terdampak, mereka harus meninggalkan daerah itu apabila ancaman tersebut dilaksanakan.”
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan kawasan setelah Netanyahu pada Senin memerintahkan operasi militer terhadap Dahiyeh dan Beirut, sebagai respons atas apa yang disebutnya sebagai pelanggaran berulang oleh Hizbullah terhadap gencatan senjata di Lebanon.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026